zaitul'zaitullestari
Kamis, 10 Maret 2011
Komputer dan pendidikan
Tanggung jawab sekolah yang besar dalam memasuki era globalisasi adalah mempersiapkan siswa untuk mengahadapi tantangan-tantangan dalam masyarakat sangat cepat perubahannya. Sala satu dari tantangan yang dihadapi oleh para siswa adalah menjadi pekerja yang bermutu. Kemampuan berbicara dalam bahasa asing dan kemahiran komputer merupakan dua kriteria utama yang pada umumnya diajukan sebagai syarat untuk memasuki lapangan kerja di Indonesia ( dan di seluruh dunia ). Mengingat sekitar 20-30 % dari lulusan SMU di seluruh wilayah Nusantara ini yang melanjutkan ke tingkat perguruan tinggi, dan dengan adanya komputer yang telah merambah di segala bidang kehidupan manusia, maka dibutuhkan suatu tanggung jawab yang besar terhadap system pendidikan untuk meningkatkan kemampuan berbahasa dan kemahiran komputer bagi para siswa kita.
Biaya yang dibutuhkan untuk mempersiapkan belajar komputer di sekolah akan mahal.
* Bagaimana pemerintah akan mampu membiayai pembangunan ini ?
* Memberikan apa yang dibutuhkan, bagaimana pemerintah dapat mengelak untuk tidak membiayai pembangunan ini ?
* Apakah pemerintah harus membiayai secara penuh untuk pembangunan ini ?
Dalam menghadapi masalah ini beberapa sekolah swasta dan negeri yang telah mengambil langkah maju. Pada beberapa sekolah mereka telah membangun hubungan yang sangat erat dengan masyarakat setempat dan melakukan sebuah lompatan yaitu dengan mengundang para masyarakat penyumbang untuk membangun fasilitas dasar komputer. Sekolah ini telah membuktikan bagaimana mengatasi salah satu masalah terbesar dalam pengenalan teknologi ke sekolah-sekolah di Indonesia secara berkesinambungan. Keefektifan system yang berkesinambungan ini sudah tumbuh lama ketika masyarakat setempat memahami bagaimana pentingnya teknologi bagi anak-anak mereka. Dalam hal ini kami telah mempelajari bahwa, sekolah-sekolah yang bekerjasama dengan masyarakat setempat untuk membangun fasilitas cenderung berkembang secara teratur dan juga meningkatkan dukungan dari masyarakat setempat.
Kesinambungan adalah faktor utama. Pada program di masa lalu untuk menyediakan teknologi ke sekolah kebanyakan mencapai sedikit sukses dalam jangka waktu yang cukup lama dan jarang sekali menunjukkan perkembangan. Persyaratan mengenai laboratorium bahasa adalah contoh yang umum. Biasanya ada enam masalah utama, yaitu ;
* Anggaran untuk perawatan fasilitas awal tidak tersedia.
* Pelatihan biasanya terlalu spesifik dan tidak berhubungan dengan kebutuhan di lapangan atau perubahan sikap.
* Tidak tersedianya karyawan untuk perawatan rutin dan pengembangannya.
* Tidak tersedianya teknisi ahli atau terlalu mahal
* Materi yang sesuai untuk mengajar tidak tersedia
* Lemahnya kondisi kerja guru di lapangan mendorong bahwa mereka tidak dapat membagi waktu untuk mengembangkan materi mengajar secara kreatif.
Masalah-masalah ini menjadi lebih luas dalam hal komputer karena tingkat keahlian yang diminta untuk mengembangkan dan merawat fasilitas tersebut sangat tinggi serta kemahiran komputer mempunyai nilai jual yang sangat tinggi pula. Saran untuk memberi pelatihan karyawan di sekolah tidak berlaku dalam konteks yang ada saat ini. Karena siapa saja yang mengembangkan diri untuk mencapai posisi tingkat ahli, mereka di sektor komersil dapat menghasilkan sepuluh kali lipat dari apa yang mereka dapat di sekolah, jadi mungkin saja mereka akan menghabiskan waktu dengan pekerjaan dari luar kantor (hal ini juga menjadi masalah pada karyawan yang memiliki kemampuan di bidang jasa umum).
Bagaimana caranya di beberapa sekolah berhasil membeli komputer, yang mahal dan memerlukan biaya perawatan yang cukup tinggi?
Hanya sedikit sekolah yang berlokasi dilingkungan yang makmur, di mana kelompok orang tua-guru dapat mencapai sejumlah besar uang secara mudah. Walaupun begitu beberapa sekolah yang lain berada di tengah lingkungan di mana tingkat social-ekonominya rendah, tetapi mereka juga berhasil mencapai tingkat yang sama dalam hal pencapaian di bidang pengembangan komputer dan fasilitas lain di lingkungan sekolah mereka. Dua contohnya yaitu SMUN 2 Wonosari di Daerah Istimewa Yogyakarta dan SMUN 23 di Bandung, Jawa Barat. Pendekatan awal yang dilakukan mereka terhadap pengembangan sekolah adalah serupa tapi tak sama. Keduanya menyusun kerberhasilan mereka dengan cara kooperatif dan bekerjasama dengan masyarakat setempat. Walaupun demikian SMUN 2 di Wonosari bergantung kepada penentuan dan pengembangan dari para karyawan itu sendiri. Sedangkan SMUN 23 di Bandung berinisiatif menentukan programnya melalui peranan enterprenur dan mendapatkan sumbangan dari masyarakat dan industri.
Tanpa mengindahkan cara pendekatan yang di tetapkan, sekolah anda dapat memutuskan untuk mengambil beberapa butir penting, yaitu sekolah harus benar-benar obyektif, berkomunikasi pro-aktif terhadap tujuan tersebut, menguntungkan masyarakat setempat dan harus terbuka serta 100 % transparan. Hal ini penting sekali bahwa pengembangan harus direncanakan dengan seksama sehingga meningkatkan kwalitas lulusan pendidikan bagi siswa dapat secara mudah dibicarakan dengan masyarakat. Akan mengherankan sekali jika melihat berapa jumlah dukungan ekstra yang akan dicapai dari masyarakat apabila dibangun suatu "kepercayaan" dan mereka "memahami" akan keuntungannya bagi anak-anak mereka.
Peralatan - perangkat keras apa saja yang diperlukan?
Peraturan yang ada sekarang ini, membatasi jumlah maksimum per kelas untuk 48 siswa. Sementara itu untuk kebutuhan ideal tersebut diperlukan 48 komputer, hal ini menjadi target yang tidak realistis bagi semua sekolah di Indonesia saat ini. Beberapa sekolah telah menunjukkan kepada kami bahwa mereka memulai keberhasilan program ekstra-kurikuler sekolahnya hanya dengan jumlah komputer yang terbatas, melalui penjadwalan ketat. Penulis percaya bahwa target realistis terdekat dalam pertengahan waktu adalah menjadi 24 komputer. Pada kenyataannya hampir seluruh kelas berisi di bawah 48 siswa jadi angka perbandingan bagi siswa terhadap komputer tidak lebih dari 2 :1. Berbagi komputer selama masa awal tahap pelatihan komputer dapat memberikan keuntungan untuk membantu membangun rasa percaya diri dan juga memberikan kesempatan kepada siswa yang lebih mahir, sehingga mereka dapat membantu siswa yang lemah (meningkatkan efisiensi guru). Hal ini bukan berarti sekarang anda harus membeli 24 komputer. Anda bisa memulai program dasar ekstra-kurikuler hanya dengan 2 komputer. Yang terpenting adalah anda memiliki rencana, membuat pengaturan untuk melatih dan memepersiapkan karyawan anda, serta mulai untuk membicarakan masalah komputer tersebut. Penulis pernah mengajar kelas Internet hanya menggunakan satu komputer saja.
CATATAN :
Hampir semua supplier komputer di Indonesia akan melakukan install program apapun sesuai dengan permintaan, demi kepentingan agar komputer tersebut dibeli. Ini adalah salah satu alasan akan sangat pentingnya perencanaan matang mengenai tujuan pelatihan dalam rangka nantinya untuk mengetahui program apa saja yang diminta dan menghemat biaya program (software). Walaupun begitu saya akan merekomendasikan bahwa paling tidak 20 % (lebih disukai semuanya) dari komputer anda memiliki CD ROM drive jadi apabila program spesial yang diminta tetap, maka CD dapat dipergunakan.
Dari pengalaman kami di sekolah-sekolah kelihatannya kebutuhan printer di sekolah minimum 2 (dua).
Minggu, 06 Maret 2011
KOTAK BAND
Sejarah Kotak Band
Kotak terbentuk tanggal 27 September 2004 dalam acara The Dream Band. Kotak dipertemukan sejak audisi The Dream Band di Jakarta. Produser (Dody-Kahitna) mengaudisi drummer, gitaris, bassis, vokalis dari kota Jakarta, dari peserta 400 orang vokalis menjadi 2 orang, 170 bassis menjadi 2 orang, ratusan gitaris menjadi 3 orang, ratusan drummer juga menjadi 2 orang dan dari 9 orang yang lolos audisi, dibentuk 2 band yaitu Kotak yg personilnya 4 orang, dan Lima yang personilnya 5 orang. Nama Kotak berarti 4 sisi dan 4 sudut yang bersatu menjadi bidang Kotak yang menggambarkan 4 orang yang berbeda karakter namun menjadi 1 dalam musik.
Tahun 2008, Kotak meluncurkan album kedua yang berisikan 12 track didalamnya. Mereka memang sudah dipersiapkan untuk kembali menggebrak musik Indonesia dengan warna musik yang beda. Idealis musik Rock mereka memang kental sekali di dalam album ini simak lagu yang sebagai single pertama di album ini Beraksi, dilanjutkan dengan Kosong Toejoeh gaharnya musikRock memang sudah menjadikan identitas dari mereka namun ketika berpaling dengan track-track selanjutnya alunan kerasnya musik Rock dari Kotak berubah konstan dengan sedikit lembut. Jika single pertama bergenre rock abis, single kedua ini lebih slow.
Personil
Tantri (vokalis)
Chua (bass)
Cella (gitar)
Posan (drumm)
Tantri kotak
* Nama Lengkap : Tantri Syalindri Ichlasari
* Jenis Kelamin: Perempuan
* Agama : Islam
* Tempat, Tgl Lahir : Tangerang, 09 Agustus 1989
* Orang Tua : Dally Syanabar dan Supriyati
Tantri mengawali karir musiknya dari sebuah band Ares asal Jakarta (finalis the dreamband 2005), salah satu finalis ajang band yang diadakan oleh salah satu stasiun televisi swasta, THE DREAM BAND yang digelar tahun 2004.
Inspirasi Vokal:
Tantri adalah penggemar Arman Maulana (vokalis Gigi). “Penyanyi favorit aku Kang Armand. Saat ini dialah yang the best, dia loncat–loncat tapi suaranya tetap stabil,” ujarnya. “Semua tips Kang Armand aku ikutin kecuali satu, olahraga. Sering Kang Armand ngajak nge-gym dengan beberapa vokalis, tapi masih berat. Kalau tidur bolehlah,” tambahnya sambil tertawa-tawa. Tantri bahkan mengaku sudah mencoba meniru sang idola sejak ia duduk di bangku Sekolah Dasar.
Kisah Percintaan:
Tantri kerap menjalin cinta dengan para personel band yang memang berprofesi sama dengannya. Saat mengikuti kompetisi THE DREAM BAND, Tantri terlibat cinlok dengan Richie Five Minute yang saat itu masih menjadi vokalis Ankara band, Bandung. Hubungan mereka bertahan satu setengah tahun. Namun akhirnya putus karena kesibukan masing-masing.
Saat ini Tantri dikabarkan tengah menjalin kasih dengan vokalis band asal Madiun (sebuah kota di Jawa Timur), Hatna Danarda. Cewek satu ini termasuk tahan berhubungan jarak jauh karena sang pacar tinggal di kota Madiun. Hampir dua tahun, Tantri vokalis Kotak menjalin hubungan dengan Hatna Danarda yang akrab disapa Arda.
read more : Profil Kotak Band http://www.ayruzallein.co.cc/2010/07/profil-kotak-band.html#ixzz1Fq3WVa6u
http://www.ayruzallein.co.cc/
Under Creative Commons License: Attribution
chua kotak
basis kotak band ini punya nama lengkap swasti sabdastantri namun akrab di panggil chua . chua merupakan personil baru di kotak yang mulai main di album kedua ini . sejarah basis di band yang mengusung jenis music modern rock dengan nuansa dark tersebut cukup panjang .
Tidak rugi berbincang dengan Haposan Haryanto Tobing (Posan), karena selain jago, drummer peraih gelar “Drummer Terfavorit SCTV Music Award 2010” ini juga ramah. Beruntung Step!Magz bisa menemuinya di Garuda Homestay di tengah penyakit flu yang menderanya. Thanks for our beloved Lunggy Giarinsyah yang telah memungkinkan terjadinya wawancara ini.
"Gitaris Rock Muda Pendatang Baru
Indonesia"
Nama Asli : Mario Marsella
Tempat / Tanggal Lahir :
Banyuwangi / 15 Maret 1983
Nama Panggilan : Cella / Mamang
Gaya Permainan : Dark Rock,
Modern Rock
Band Saat Ini : Kotak
Pengaruh musikal : Steve Vai,
Korn, Alter Bridge, Creed
Gitaris Favorit : Wes Borland
(Limp Bizkit), Eet Sjahranie, Baim,
Steve Vai, Pay (BIP), Ian Antono,
Tarash Bastara (Taboo), Mark
Tremonti (Alter Bridge)
Teknik Andalan : Power Chord
Gitar : Ibanez, Epiphone SG
Senar : D'addario
Efek : Digitech RP1, Morley Bad
Horsie Wah, Digitech Whammy
Pedal
Prestasi : Juara 1 Dream Band 2004
Kontes Dream Band yang digelar
tahun 2004 telah memunculkan
nama Cella sebagai salah satu
peserta yang menyita perhatian.
Indonesia"
Nama Asli : Mario Marsella
Tempat / Tanggal Lahir :
Banyuwangi / 15 Maret 1983
Nama Panggilan : Cella / Mamang
Gaya Permainan : Dark Rock,
Modern Rock
Band Saat Ini : Kotak
Pengaruh musikal : Steve Vai,
Korn, Alter Bridge, Creed
Gitaris Favorit : Wes Borland
(Limp Bizkit), Eet Sjahranie, Baim,
Steve Vai, Pay (BIP), Ian Antono,
Tarash Bastara (Taboo), Mark
Tremonti (Alter Bridge)
Teknik Andalan : Power Chord
Gitar : Ibanez, Epiphone SG
Senar : D'addario
Efek : Digitech RP1, Morley Bad
Horsie Wah, Digitech Whammy
Pedal
Prestasi : Juara 1 Dream Band 2004
Kontes Dream Band yang digelar
tahun 2004 telah memunculkan
nama Cella sebagai salah satu
peserta yang menyita perhatian.
Selalu Cinta
kau tanya, aku menjawab
kamu minta, aku berikan
ku sayangi kamu
Ku bicara, kamu yang diam
ku mendekat, kamu menghindar
separah inikah kamu dan aku
Bagaimana bisa aku tak ada di setiapmu melihat
sementara ku ada
bagaimana bisa kamu lupakan yang tak mungkin dilupakan
aku selalu cinta, selalu cinta
Kamu hilang, aku menghilang
semua hilang yang tak kukira
jangan tanya lagi, tanya mengapa
Bagaimana bisa aku tak ada di setiapmu melihat
sementara ku ada
bagaimana bisa kamu lupakan yang tak mungkin dilupakan
aku selalu cinta tapi kamu tidak
tapi kamu tidak, tapi kamu tidak
Bagaimana bisa aku tak ada di setiapmu melihat
sementara ku ada, aku selalu ada
bagaimana bisa kamu lupakan yang tak mungkin dilupakan
aku selalu cinta tapi kamu tidak
tapi kamu tidak, tapi kamu tidak
kamu minta, aku berikan
ku sayangi kamu
Ku bicara, kamu yang diam
ku mendekat, kamu menghindar
separah inikah kamu dan aku
Bagaimana bisa aku tak ada di setiapmu melihat
sementara ku ada
bagaimana bisa kamu lupakan yang tak mungkin dilupakan
aku selalu cinta, selalu cinta
Kamu hilang, aku menghilang
semua hilang yang tak kukira
jangan tanya lagi, tanya mengapa
Bagaimana bisa aku tak ada di setiapmu melihat
sementara ku ada
bagaimana bisa kamu lupakan yang tak mungkin dilupakan
aku selalu cinta tapi kamu tidak
tapi kamu tidak, tapi kamu tidak
Bagaimana bisa aku tak ada di setiapmu melihat
sementara ku ada, aku selalu ada
bagaimana bisa kamu lupakan yang tak mungkin dilupakan
aku selalu cinta tapi kamu tidak
tapi kamu tidak, tapi kamu tidak
Langganan:
Komentar (Atom)






